Senin, 27 Desember 2010

cinta monyet berganti cinta sejati

ku termenung di kegelapan malam ku teringat tiga tahun yang lalu mungkin kisah asmara masa kecil yang sering orang bilang Cinta Monyet itu. Selama ini aku tak pernah luput membayangkan dia yang hilang bagaikan ditelan bumi, pada saat mau masuk SMA dia memutuskan untuk pergi keluar kota, 'ntah berada dimana sekarang sampai saat ini ku 'tak tahu dia berada dimana dan kabarpun tak kunjung datang.

kini aku hampa berada jauh darinya meski aku berusaha untuk tetap melupakannya tapi bayangannya yang selalu datang dalam fikiranku entah kenapa juga ku selalu setia menantinya sampai saat ini, padahal dia belum tentu untuk kembali lagi. hari demi hari ku lewati hari2ku dengan kesendirian tanpa ditemani seorang kekasih, mungkin pada saat itu aku tidak peduli dengan keadaan ku yang udah lama menjomblo, masa SMA ku kini hampa tak adanya kisah kasih di sekolah.

Kini aku telah mengakhiri masa SMA ku sampai saat ini aku masih belum memiliki seorang kekasih, rasanya sangat hampa hidupku ini, kini teringat kembali wajah cinta monyet ku
"kemana kau selama ini mengapa kau belum juga kembali, ku slalu merindukanmu disini, apakah kau juga slalu merindukanku disana?" pikirku dalam hati sambil menatap indahnya langit dimalam hari.

ayam berkokok ku terbangun dari tempat tidurku ku lihat di jendela pagi hari ini terlihat sangat cerah sekali hari ini hari dimana aku pertama masuk kuliah, aku segera beres2 kamar dan menuju kamar mandi. setelah itu sebelum berangkat aku menatap cermin dengan penuh tanya "ya Tuhan......ku slalu memikirkan dia, dimanakah dia ya Tuhan.....3 tahun lamanya kini aku tidak menemukannya" tidak beberapa lama kemudian ibupun memanggil ku untuk sarapan pagi " bella......ayo cepet sarapan dulu, 'ntr ke kampusnya kesiangan !" akupun segera mengahampiri ibu di mejamakan, lalu sarapan pagi. Setelah itu akupun berangkat kekampus "Bu bella berangkat kuliah dulu" ucapku pada ibu sambil mencium tangan ibu "ya hati2 nak...!" jawab ibu.

sesampai di kampus akupun melihat2 mading yang terpanpang didekat ruangan ku, saking keenakan melihat infomasi yang ada mading akupun menabrak seorang laki2.
Akupun langsung meminta maaf padanya, pada saat itu akupun sempat berbincang2 dengannya
"Hi.....kenalkan nama saya bella, oh.....sorry ya tadi aku nggak sengaja nyenggol kamu!" ucapku pada laki2 itu
"Hi..juga saya Rio, It's ok no Problem...oh ya kamu jurusan apa?"
"aku jurusan ekonomi, kamu sendiri?"
"sama aku juga jurusan ekonomi !"
"wah.....kalau begitu bagus dong.....!" ucapku sambil perasaan senang
"maksudnya?" tanya rio sambil mengerut kan kepala
"ya....bagiku bagus aja hari pertama kuliahku sudah mendapatkan teman, sejurusan lagi, jadi kalau ada apa2 bisa saling tukar pendapat!"
"ok......oh ya saya duluan ya mau jam masuk ni..gk pa2kan aku duluan?"
"oh....nggak pa2, sampai ketemu lagi ya...!" ucapku sambil melambaikan tangan pada rio.

Dihari pertama kuliah ku aku merasa senang sekali karena bisa langsung mendapatkan teman
pada saat itu akupun langsung masuk ruanganku.
Hmm.....gk terasa lagi aku sudah menginjak bangku kuliah, jadi teringat waktu SMA ku, biasanya dipagi hari pas pertama aku datang aku langsung duduk dibangkuku lalu teman2 pada kumpul menunggu jam masuk, kulihat di bangku disebelah kiriku sani dan sebelah kanan rani, tapi sekarang semuanya serba baru teman baru, bangku baru, sekolah baru.
Kini aku harus nikmatin apa yang ada, aku harus menatap kedepan pokoknya aku harus semangat demi membahagiakan orang tua dan adik2 ku, yang lalu biarlah berlalu kini aku harus songsong masa depan ku dengan penuh semngat.

sore hari waktunya pulang, akupun langsung bergegas mebereskan buku2 ku, akupun keluar dari kelas dan berjalan menuju gerbang kampus, di tengah jalan tiba2 terdengar suara yang memanggilku akupun langsung menoleh kebelakang kulihat yang memanggil adalah rio orang yang ku senggol tadi pagi, diapun langsung mengampiriku, dan mengajak pulang bareng dengan motornya, akupun menerima tawarannya.

Sesampainya dirumah ku bukakan pintu lalu ku ucapkan salam, lalu akupun langsung duduk dan menyalakan Tv, ibupun langsung menghampiriku dan menanyakan bagaimana hari pertama kuliah ku?, hari pertama kuliah sangat menyenangkan dihari pertama kuliah aku langsung mendapatkan teman, bahkan akupun langsung akrab dengannya. jawabku
saking keenakannya nonton tv sampai2 kebablasan lupa mandi, ya..itu kebiasaan aku kalau aku sudah nonton tv jadi suka lupa, apalagi yang ditontonnya itu drama Korea.

Seperti biasa di pagi hari aku terbangun ditempat tidurku langsung bergegas untuk ke kampus, sesampai dikampus pada saat itu terlihat di kursi dekat kelasku rio sedang asik membaca bukunya, lalu akupun menghampirinya dan menyapanya, setelah ku tanya2 ternyata dia orangnya pintar, selain itu juga dia hobi main futsal.
hari demi hari akupun semakin akrab dengannya tidak ada lagi kecanggungan diantara kami berdua, pertemananpun kini berubah menjadi sahabat.

Tak terasa waktupun berjalan begitu cepatnya kini aku meginjak semester 7 dimana aku disibukan dengan penyusunan skirpsi, disitu aku sibuk dengan tugas2, akupun selalu banyak meminta bantuan pada rio selain dia sahabat aku dia juga anaknya pintar, ngerjain tugas bareng, belajar bareng, kemana2 selalu bareng, sampai beresnya skripsi.
Kini skripsi ku sudah selesai belum berarti perjuangan ku sudah beres tinggal aku menunggu untuk pelaksanaan sidangnya.

Pada waktu itu pelaksanaan sidangpun dimulai, aku cemas, hatiku nggak tenang menunggu giliran aku dipanggil, lalu tiba2 Rio datang menghampiriku dan memberi semangat pada ku jauh2 dari ruangannya datang keruangan aku tuk menyemangati aku, lalu akupun terheran2 padanya.
disaat itu aku alihkan fikiranku untuk tetap fokus terhadap sidang, waktunya giliran aku dipanggil, akupun menghampiri semua penguji dan menjawab seluruh pertanyaan yang diberi penguji dengan lancar.

Sidangpun beres akupun langsung pulang kerumah, tanpa ditemani rio karena setiap pulang aku selalu pulang bareng dengan rio karena pada waktu itu ntah kemana yang biasanya selau stand by nunggu didepan gerbang pada waktu itu dia tida ada.
Dijalan nggak seperti biasanya aku memikirkan dia mengapa akhir2 ini dia begitu perhatiannya pada saya, bela2 hujan, panas, capek dia mau mengantar aku kemana2, dia begitu baik sekali pada saya selama ini.


Esok harinya aku tidak pergi kekampus karena sudah beres tinggal nunggu hasilnya, tiba2 hand phone ku berbunyi ku angkat panggilan itu, ternyata dari rio bahwa 'ntr siang dia mau mengajak aku main, akupun menerima tawarannya.
pada saat itu aku menunggu disebuah taman dan riopun langsung datang, kamipun langsung pergi untuk makan siang.
Disitu rio terlihat gugup sekali bahkan dia mau ngomong sesuatupun nggak jadi, aku langsung tanya aja sebenarnya pada rio, "emang ada yang mau di bicarakan?"
diapun langsung meletakan sendok yang dipegangnya dan matanya langsung tertuju padaku, 'ntah kenapa pada saat itu hatiku deg2gan "wah....d yang gk beres ni dng'n hatiku yg gk biasanya pada rio!" ucapku dalam hati.
Riopun langsung angkat bicara "Bell selama ini aku menaruh perasaan padamu, mungkin pada waktu itu belum waktu yang tepat karena kita disibukan dengan skripsi, mungkin inilah waktunya buat kamu untuk mengetahui perasaan ku padamu selama ini!"
pada saat itu aku tidak berkata sedikitpun apa yang diucapkan rio, perasaanku kaget, nggak karuan pokoknya campur aduk deh pada saat itu.


Riopun kembali lagi bicara "ok nggak jawab sekarang juga nggak apa2, aku akan selalu menuggu ko!" ucap rio sambil tersenyum.
Selama satu minggu aku tidak ketemu sama rio, aku terus memikirkan apa yang dikatakan rio pada ku.
selama ini dia telah banyak berkorban padaku, dan dia juga telah berharap pada ku, sedangkan aku masih berharap cinta monyet ku kembali tapi 'ntah kapan dia kembali selama ini aku belum bisa melupakannya dan selama ini juga aku masih berharap dia kembali padaku.

didalam kamar ku sendiri memikirkan semua itu, pada saat ini aku bingung dengan keputusan yang aku harus pilih, apakah aku menerima Rio sebagai kekasihku dan sedikit2 melupakan Handi yang selama ini menghilang 'ntah kemana, ataukah aku tetap menunggu sampai Handi kembali.
Dimalam hari aku bermimpi buruk yang menimpa Rio yang mengakibatkan dia sampai meninggal dunia, akupun langsung terbangun dari tidurku,
"aku nggak mau kehilangan rio selama ini dia banyak berkorban buat aku, pokoknya aku tidak mau kehilangan rio........!!! "teriak ku dimalah hari.

Pagi harinya aku langsung kerumah rio, ternyata sudah 3 hari rio tidak ada dirumah, ku cari kerumah temannya gk ada satupun mereka yang tahu atas keberadaan rio sekarang.
Didalam perjalanan ku temui sebuah danau dan akupun menghampirinya disitu aku berdiam diri pada saat itu aku hampir putus asa dengan keadaan semua ini "apakah aku akan kehilangan lagi seseorang yang aku sayang?" ucapku sambil menatap danau

Tiba-tiba terdengar suara teriakan...
"nggak capek apa nyari sana sini orang yang tidak ada?" teriak rio yang berada di belakang bella
bella pun termenung heran, dan langsung menoleh kebelakang dan berdiam sejenak dengan memperhatikan orang yang berteriak itu, ternyata orang yang berteriak itu adalah Rio orang yg sedang dicarinya "Rio......!" teriak bella
dan langsung berlari menghampiri rio "Jahat lho rio....membiarkan aku khawatir sama kamu nyari sana nyari sini bahkan aku mimpi buruk yang menimpa kamu, aku nggak mau kehilangan kamu...!" ujar bella sambil memeluk rio

"apa.....nggak mau kehilangan aku coba ulangi sekali lagi bell...!" tandas rio
"aku tidak mau kehilangan kamu rio.........!" teriak bella
"kurang keras Bella.....aku tidak dengar! ucap rio
"AKU TIDAK MAU KEHILANGAN KAMU RIO............."teriak bella sangat kencang


Pada saat itupun aku menerima atas pertanyaan rio waktu dulu untuk menjadi kekasih rio dalam hatiku bicara "mungkin bersama rio dan seiring berjalannya waktu sedikit demi sedikit aku akan melupakan handi yang 'ntah kapan dia kembali!".

***The End***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar